Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
[18/7 00.20] madebagasariawan11: Bali dianggap sebagai pintu gerbang untuk memperkenalkan daerah wisata lain kepada wisatawan mancanegara yang datang berkunjung.
Bali, Bali identik dengan pantai. Pasirnya yang putih, air yang jernih serta penduduknya yang ramah menjadi daya tarik utama Pulau Dewata ini. Hanya saja Bali kini sudah ‘semakin besar’ dalam hal wisata.
Bali tak lagi hanya mengandalkan wisata pantainya yang indah. Head of Tourism Marketing Division Dinas Pariwisata Bali, Nyoman Wardawan mengungkapkan, Bali punya segudang inovasi dan strategi untuk menggaet turis.
“Sekarang ini Bali sedang fokus menggarap spiritual tourism,” di Dinas Pariwisata Bali di sela Fam Trip Tour Operator di Bali, belum lama ini.
“Sebenarnya spiritual tourism ini sudah digagas sejak 2010 lalu, dan sampai saat ini masih dikembangkan.”
Dalam wisata spiritual ini, wisatawan diajak untuk menelusuri beragam aktivitas yang lebih religius. Untuk menikmati suasana religius khas Hindu, wisata ini dilakukan pada malam hari.
“Bali memang punya aura religi. Ini terlihat pada kehidupan sehari-hari penduduknya,” kata dia. berbagai aktivitas yang mendukung kegiatan spiritual tourism di Bali pun semakin banyak digelar. Peminatnya pun juga tak sedikit.
Beberapa contoh yang dimaksud misalnya upacara perayaan keagamaan Hindu, upacara pembakaran mayat (ngaben) sampai festival yoga, meditasi juga ragam tarian.
“Acara festival spiritual ini banyak dilakukan di kawasan Bal
Selain spiritual tourism, Bali kini juga sedang mengembangkan sport tourism. Namun sport atau olahraga yang dimaksud adalah olahraga tradisional. Mepantingan atau gulat lumpur adalah salah satu wisata olahraga yang ingin dipopulerkan ke kalangan wisawatan.
[18/7 00.21] madebagasariawan11: syg
Jika saya sudah tamat dari kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang bagus dan mempunyai modal untuk membuat sebuah usaha. Saya ingin membuka usaha kedai kopi (coffee shop) karena saya memiliki kemampuan di bidang tersebut. Saya ingin menciptakan hal” yang baru agar usaha yang saya jalani bisa lbih memuaskan hasilnys. Berbisnis coffee shop tentunya memliliki peluang cukup besar karena coffee shop tidak terlalu banyak ada pesaing nya. Saya jga ingin membuka usaha tersebut karena di jaman milenial skr anak muda lebih suka nongkrong” / bikin tugas ditmpt yg nyaman sehingga jika sudah bnyak anak” muda mengetahui tempat usaha yang saya jalani maka usaha saya itu pastinya akan berjalan lancar. Dengan omset yang cukup menjanjikan. Usaha akan berjalan lancar apabila mendapatkan lokasi perdagangan yang strategis. Saya juga pasti akan menerapkan sistem online. Agar memudah kan costumer yang malas ke kedai kopi untuk membeli makanan/minuman




Revolusi industri adalah sebuah fase yang secara umum tentang otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi pabrik, roboticdan artificial intellegence.
Atmosfir perubahan hubungan antara manusia mengalami perubahan yang cukup cepat dengan hadirnya perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi yang mampu merubah pola hubungan antara manusia disegala aspek kehidupan bermasyarakat baik dari aspek sosial, ekonomi, hukum, politik dan budaya serta keamanan.
Perubahan dari sentuhan kulit, face to face menuju kepada sentuhan layar, screen to screen, relasi virtual dengan berbagai macam window dressing yang dijalankan secara otomatis dan robotik.
Sebuah perubahan yang mau tidak mau harus kita sikapi dengan bijaksana agar menghasilkan pekerjaan yang positif. Atmosfir yang meniscayakan adanya perubahan mindset, cara kerja, dan pola membangun hubungan yang harmonis antar kelompok masyarakat maupun organisasi.
Kecanggihan teknologi yang tidak bisa kita negasikan dalam kehidupan bermasyarakat apalagi dalam dunia usaha. Dalam dunia usaha perubahan ini perlu disikapi secara cepat dan persiapan yang matang. Langkah antisipatif menjadi keharusan untuk segera dilakukan baik dari sisi bisnis proses maupun hubungan dalam perusahaan agar eksistensi perubahan tetap terjaga.
Bisnis proses yang perlu menyesuaikan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar secara efektif dan efisien agar mampu memberikan added value yang signifikan bagi perusahaan. Treatment terhadap sumber daya manusia juga menjadi perhatian yang sangat penting bagi perusahaan. Selain itu, Perubahan hubungan industrial juga perlu dibangun secara harmonis agar pencapaian tujuan perusahaan dapat secara bersama — sama dijalankan.
Baik Bisnis proses, pengelolaan Sumber daya manusia maupun hubungan industrial perlu dijalankan secara paralel. Mengingat dampak dari revolusi industry 4.0 sangat erat kaitan dengan tiga aspek tersebut.
Bagaimana bisnis proses dapat disesuaikan dengan target yang hendak dicapai secara efektif dan efisien. Bagaimana sumber daya manusia yang tersedia mampu menjalankan bisnis proses tersebut sesuai dengan kompetensi yang dimiliki secara professional. Dan bagaimana relasi antara pekerja dengan perusahaan dapat berjalan seirama untuk menyesuaikan perkembangan zaman.
Hubungan yang saling kait mengkait ini disebabkan karena proses tersebut akan segera menegasikan peran manusia dalam setiap proses yang dilakukan Perusahaan. Proses yang bersifat repetisi, duplikasi, periodik akan tersimpan dalam bank data yang kemudian didesain dengan alogaritma tertentu agar mampu dijalankan secara robotik.
Bagi Perusahaan perubahan tersebut tentu sangat menguntungkan, tetapi dari aspek sumber daya manusia akan membawa dampak yang cukup berbahaya apabila tidak dikelola dengan baik. Penyesuaian kerja manusia menjadi robotik tentunya membawa dampak pada pengurangan jumlah tenaga kerja yang ada dalam perusahaan. Akan banyak aktivitas manusia yang punah karena telah digantikan oleh mesin — mesin melalui artificial intelligence.
Secara culture akan berdampak pada perubahan hubungan dan aktivitas manusia dan atau robot di dalam Perusahaan. Jika hubungan industrial sudah terbangun secara harmonis tentu akan sangat membantu tetapi apabila kondisi tersebut tidak terjadi maka akan menjadi persoalan baru bagi perusahaan. Alih — alih ingin menyesuaikan perkembangan zaman berakibat pada rumitnya proses penyelesaian hubungan industrial.
Milenial, atau yang dikenal juga sebagai Generasi Y adalah mereka yang lahir antara tahun 1990 hingga awal tahun 2000.
Uniknya, generasi ini punya kecenderungan yang berbeda. Seiring berkembangnya teknologi, kebutuhan generasi milenial pun mulai bergeser dari satu hal ke hal lainnya.
Milenial tidak tertarik untuk membeli rumah atau apartemen. Mereka memilih menyewanya karena saat ini telah tersedia banyaknya aplikasi online yang menyediakan layanan sewa kamar, apartemen, hingga rumah. Mereka juga akan memilih tempat tinggal yang dekat dengan tempat aktivitas sehari-hari seperti kantor, pusat perbelanjaan, atau kawasan nongkrong.
Selain itu milenial juga kurang tertarik untuk memiliki kendaraan pribadi. Hal ini disebabkan oleh beragamnya moda transportasi umum serta kemudahan transportasi online. Jika ingin menggunakan kendaraan untuk mobilisasi, mereka cukup menggunakan aplikasi Uber, Grab, atau Go-Jek.
Lalu apa yang sebenarnya dicari oleh generasi milenial? Dikutip dari HuffingtonPost, mereka lebih suka menghabiskan waktu dan uang yang dimilikinya untuk traveling dibandingkan menginvestasikannya dalam bentuk benda berharga.
Ada beberapa alasan kenapa milenial lebih suka traveling, berikut di antaranya.
Mencari Pengalaman
Dalam traveling, milenial lebih memilih independen, tanpa membuat rencana perjalanan. Tujuannya adalah untuk berpetualang agar mendapat pengalaman baru yang tak terduga seperti bertemu orang baru, tempat baru yang masih jarang dikunjungi, foto dan cerita unik yang akan dituangkan dalam blog, vlog, atau sosial media lainnya.
Belajar
Milenial memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Karena itu, tak heran bila traveling pun dijadikan ajang untuk belajar hal baru bagi mereka. Selain mencari produk lokal sebagai kenang-kenangan, milenial juga akan belajar tentang kebudayaan baru yang mereka lihat di lokasi tujuan perjalanan mereka.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.